#Prosa: Fatamorgana

by - 5:45 PM


Aku lelah, Bung !

Namun perjalanan masih terlampau jauh, tidak ada tempat peristirahatan disini. Tubuhku mati rasa, aku mulai berfatamorgana tentang malaikat bersayap yang menggenggam tanganku erat. Menari di angkasa dengan taburan kerlip bintang. Aah, malaikat itu tersenyum penuh makna.

Alam sadarku kembali, malaikat itu telah hilang. Hanya gurun penuh badai yang ada di depanku. Aku berjalan gontai. Tanpa penopang. Tanpa kawan. Tiba-tiba duniaku terasa amat sepi. Sunyi. Mungkin aku akan segera mati, mati dengan keadaan mengenaskan. Membusuk tanpa tercium kemudian hilang ditelan bumi.

Aku lelah, Bung !

Bukan waktunya memaki ditengah malam yang pekat ini. Berteriak pun bukan solusi terbaik, apalagi menangis. Aku bukan manusia lemah untuk dikasihani. Hanya butuh tempat untuk singgah, sementara saja. Agar lelahku segera pudar. Kemudian kembali berjalan menuju negeri penuh keindahan.

Malaikat itu datang kembali ! Ini fatamorgana … aku hanya tersenyum menyambutnya. Sambil merangkak, dia menawarkan tangannya untuk membantuku. Aku menyambut tangan lembutnya, dan perlahan tubuhku terangkat. Aku dibawanya menari di angkasa lagi. Tapi ini fatamorgana. Ketika berkedip, aku masih di tempat yang sama. Dengan keadaan yang sama.

Aku lelah, Bung !

Negeri penuh keindahan itu sepertinya bagian dari fatamorgana. Oase kehidupan itu hanya bagian dari angan sebelum sekarat datang. Aku menyerah pada titik ini. Menyerah pada perjalanan, menyerah pada kehidupan, dan menyerah pada bumi.

Doakanlah agar arwahku lebih bahagia dari raganya di dunia ini. Mungkin dimensi selanjutnya lebih menjanjikan. Cukup sampai disini. Aku kalah pada dimensi ini. Namun akan kembali hidup dalam dimensi selanjutnya. Tunggu dan lihatlah.

Malaikat itu datang lagi. Kali ini dia mengajakku menari lebih tinggi lagi. Angkasa diatas angkasa. Mungkin ini akhirnya, akhir dari fatamorgana.Akhir dari perjalanan panjang tanpa ujung. Sampai jumpa di kehidupan selanjutnya, Bung !

Bandung, 201118
Ditulis kembali dari dokumen aslinya pada tahun 2011

You May Also Like

0 komentar

©