Berasa Gak Punya Baju Tapi Lemari Penuh? Udah Saatnya Kamu Punya Capsule Wardrobe!

by - 7:54 AM


Siapa yang punya problem sama, nih? Kok pake baju yang itu-itu aja dan berasa gak punya banyak pilihan. Kemudian terjebak dalam tipu daya implusif untuk beli baju baru, wkwk. 

NO-NO-NO, yaa… kalau kita merasa selalu pake baju yang sama padahal lemari pakaian sampai susah menutup gegara kebanyakan baju, solusinya bukan beli baju baru.

Mungkin ini sudah saatnya kita sortir pakaian di lemari dan menyusun capsule wardrobe sesuai style kita. Mari kita bahas lebih lanjut tentang capsule wardrobe ini~


Capsule Wardrobe Apaan Tuh?

Sumber: Pexels.com/Liza Summer

Capsule wardrobe adalah kumpulan pakaian yang sudah dikurasi dengan cermat dan mudah untuk dipadupadankan walaupun jumlahnya tidak banyak. 

Sejarah singkat tentang capsule wardrobe ini bermula di tahun 1970-an dari Susie Faux, pemilik butik di London bernama Wardrobe. Menurutnya, capsule wardrobe itu beriis beberapa item penting dan timeless yang bisa digunakan dalam segala musim.

Kemudian di tahun 1985, seorang desainer bernama Donna Karan meluncurkan koleksi capsule wardrobe yang disebut dengan Seven Easy Pieces. Koleksinya ini dirancang untuk memudahkan para wanita mengenakan outfit baik untuk ke kantor ataupun hangout.

Kembali ke masa sekarang, tren capsule wardrobe ini kembali muncul ke permukaan salah satunya karena pemahaman masyarakat untuk mengurangi limbah dari industri fesyen. Selain itu, minimalist lifestyle pun turun andil dalam mengubah pandangan tentang cara berpakaian.


Kenapa Harus Punya Capsule Wardrobe, Sih?

Sumber: Pexels.com/Sam Lion

Ini pun yang jadi pertanyaan saya sejak dapet konten-konten tentang capsule wardrobe pertama kali. Keresahan saya mungkin sama seperti kebanyakan emak-emak, berasa gak punya banyak baju dan pake yang itu-itu aja kalo pergi-pergi padahal ada sekian puluh baju di dalam lemari.

Ternyata setelah ditelaah lagi, capsule wardrobe ini bisa memudahkan kita dalam mix and match baju setiap harinya karena baju-baju yang kita punya cocok untuk dipadupadankan tanpa kehabisan stok. Selain itu, ada beberapa alasan lainnya, nih:


1. Budget Beli Pakaian Berkurang

Punya baju yang bisa dipadupadankan dengan outfit lainnya ternyata game changer, loh. Gak perlu beli pakaian setiap waktu dan akhirnya budget untuk beli-beli baju ini bisa digunakan untuk kebutuhan lain yang jauh lebih penting.


2. Gak Bingung ‘Mau Pake Baju Apa Hari Ini’

Capsule wardrobe berisi pakaian basic dengan warna netral yang bisa dipadukan dengan outfit lainnya, termasuk pemilihan alas kaki, tas, dan aksesori. Dengan begitu, kita pun lebih menghemat waktu karena gak bingung lagi mau pake baju apa.


3. Tetap Trendi dan Lebih Sustainable

Dengan memilih style pakaian yang timeless ternyata gak bikin kita ketinggalan tren. Malahan kita membantu untuk tidak memilih fast-fashion karena hanya tren sesaat dan efek buruk terhadap lingkungannya semakin parah.


Gimana Memulai Bikin Capsule Wardrobe?

Sumber: Pexel.com/Liza Summer

Bagi pemula kayak saya, bikin capsule wardrobe memang cukup menguras tenaga dan waktu. Apalagi bagian menyortir pakaiannya, siap-siap bikin puyeng dan bergelut dengan perasaan ‘ini masih bagus’ atau ‘ini masih mau dipakai lagi, kok’.

Nah, ada beberapa tips untuk mulai membuat capsule wardrobe yang ‘gue banget’, yaitu:


1. Cek Lemari Pakaian Kita dan Mulailah Menyortir

Pakaian akan lebih mudah dikelompokkan jika sudah disortir dengan baik. Ini berkaitan dengan pakaian mana saja yang lebih kita sukai atau sering dipakai dan pakaian mana saja yang kurang kita sukai, sudah kekecilan, atau bahkan tidak pernah dipakai sama sekali.


2. Ketahui Style Berpakaian Kita

Nah, kalo ini akan sangat tergantung masing-masing orang, ya. Jika sebelumnya kita sering memilih pakaian dan style yang sama secara berulang, kemungkinan besar kita memang suka style tersebut.

Kita juga bisa memilih warna, pola, dan bahan kain yang bisa dipadupadankan. Pilihlah pakaian yang memang membuat kita nyaman dan percaya diri saat mengenakannya.


3. Bikin Color Pallete yang Gue Banget

Warna-warna pakaian memainkan peran dalam capsule wardrobe kita. Agar lebih memudahkan, kita bisa memilih warna-warna netral yang gak pernah gagal untuk dipadukan, seperti warna hitam, putih, cream, broken white, atau biru tua. 

Kita  bisa menambah warna lainnya agar capsule wardrobe semakin bervariasi. Mulai dari warna-warna pastel ataupun warna-warna mentereng lainnya. Jika sudah menentukan color pallete-nya, saatnya berkreasi dengan capsule wardrobe yang ‘gue banget’.


4. Capsule Wardrobe Ala Saya

Oke, untuk mempraktikan tentang capsule wardrobe ini, saya udah bikin rencana capsule wardrobe saya nih. Capsule wardrobe ini gak semuanya ada di lemari saya, tapi saya berharapnya bisa punya capsule wardrobe ini di masa mendatang.

Saya memilih warna hitam, broken white, cokelat, dan pink muda untuk capsule wardrobe ini. Pakaian yang saya pilih pun terdiri dari 3 kemeja/tunik, 3 celana panjang, 3 rok, 1 dress, 2 kaos lengan panjang, 2 cardigan, 2 inner, 4 hijab, 4 sepatu/sandal, dan 4 tas.


Capsule wardrobe yang saya susun

Dari semua item tersebut, akhirnya saya merumuskan capsule wardrobe saya yang ternyata.. Woow, bisa jadi 50 style berbeda! Makanya mungkin capsule wardrobe ini solusi banget yaa dan hemat waktu karena style-nya gak akan ngebosenin.

Oh iya, style yang saya pilih ini buat sehari-hari, ya. Bisa buat antar-jemput anak ke sekolah, hangout, nongki cantik di cafe, kuliah, atau mungkin kerja (kalau tempat kerjanya punya aturan berpakaian yang casual). Jadi, begitulah kurang lebih.






Gimana-gimana, tertarik bikin capsule wardrobe-mu sendiri?

You May Also Like

0 komentar

©